PEKANBARU – Setelah penyaluran dana Bantuan Operasional (BOS) tahun 2008 triwulan I (Januari-Maret) tuntas, kini tim pengelola provinsi tengah menyiapkan penyaluran triwulan II (April-Juni). Surat pun sedang disiapkan untuk tim pengelola kabupaten/kota agar segera mengajukan usulan.
“Kita sedang mempersiapkan surat untuk kabupaten/kota agar mereka segera mengajukan usulan penerimaan BOS triwulan II. Sesegera mungkin surat itu akan kita kirim,” ujar Ketua Tim Menejemen BOS Provinsi Riau, Dra Rahma Masniari saat dijumpai Metro Riau, akhir pekan lalu di ruang kerjanya.
Dikatakan, kendati pada triwulan I lalu, kabupaten/kota telah mengajukan usulannya, namun sesuai dengan ketentuan usulan tetap dilakukan setiap triwulan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan jumlah penerima berubah. Baik bertambah maupun berkurang. Karena dana BOS disalurkan ke sekolah dihitung per siswa.
Rahma menyebutkan, sama seperti triwulan I lalu, alokasi dana BOS untuk triwulan II adalah sebesar Rp64 miliar lebih. Namun dari alokasi yang ada itu, menurut Rahma, bisa saja berkurang atau bahkan berlebih. “Dana BOS kita salurkan berdasarkan angka riil yan diajukan kabupaten/kota,” sebutnya.
Rahma menargetkan pertengahan triwulan II atau sekitar bulan Mei, dana BOS itu sudah disalurkan ke sekolah. Itu pun tergantung dari tim pengelola kabupaten/kota. “Makin cepat mereka mengirimkan usulannya, maka makin cepat pula kami memposesnya,” tegas Rahma.*
Arsip untuk April 14th, 2008
BOS Tunggu Usulan Kabupaten/Kota
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
Ditulis dalam Tanpa Kategori | Leave a Comment »
Tunjangan Guru Riau Rp 91 M
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
PEKANBARU – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru. Untuk mewujudkan itu, tahun ini pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesasr Rp91.057.400.000 untuk tunjangan guru di Riau yang berstatus PNS dan non PNS.
Demikian dikatakan Kadisdik Riau HM Wardan MP saat dijumpai Metro Riau usai membuka sosialisasi program peningkatan mutu dan profesionalisme guru, Kamis (10/4) di Hotel Furaya Pekanbaru. Menurutnya, dana itu merupakan dana dekonsentrasi yang dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan Riau. “Guru adalah aktor penting dalam proses pembangunan pendidikan. Jadi bukanlah satu hal yang berlebihan jika pemerintah memberikan perhatian ekstra untuk mereka,” ungkap Wardan.
Wardan menyebutkan, pemberian tunjangan ini merupakan implementasi dari UU Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Di dalam produk hukum tersebut diamanhkan bahwa seorang guru berhak mendapatkan berbagai macam tunjangan. Antara lain, tunjangan fungsional bagi guru non PNS, tunjangan profesi, tunjangan akhir masa bakti, tunjangan peningkatan kualifikasi D4/S1 dan tunjangan kesejahteraan guru di daerah khusus.
Untuk merealisasikan berbagai macam tunjangan itu, menurut Wardan, diperlukan kerjasama yang baik antara Disdik dengan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pendataan guru-guru di kabupaten/kota. “Kita sangat berharap dukungan penuh dari kabupaten/kota untuk merealisasikannya. Mengingat dana itu sangat dibutuhkan guru-guru kita,” pinta Wardan. *
Ditulis dalam Tanpa Kategori | Leave a Comment »
Renungan Untuk Guru
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
GURU, dalam kamus kehidupan, adalah pemberi “senjata dasar” kehidupan kita. Anda seorang pejabat,dosen, wartawan, pengusaha, maling atau koruptor, yang menjadi melek segalasesuatu, pada awalnya berkat jasa guru. Bahwa kreativitas dan jiwa inovator yangmembedakan perkembangan individual, ya. Tapi, “ilmu” didapat dariguru.
Tidak eloknya, secara berjamaah, sadar atau tidak, kita tega nian berpersepsi, memberi gambaran memilukan. Guru berbaju safari tua kusam, bersepeda kumbang dengan kacamata tebal dan tas lusuh. Terpopuler sebagai “Oemar Bakry”, karikaturis berbau penghinaan terhadap profesi yang sangat mulia, Si Pendidik. Sepanjang sejarah republik ini, citra guru adalah citra manusia yang terlantar dan ditelantarkan. Guru adalah profesi yang tidak menjanjikan secara materialistis tetapi sangat diperlukan.
Dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat mudah kita jumpai pejabat, tenaga administratif atau birokrat pendidikan yang “kerjanya” memudahkan pekerjaan profesional guru dalam menunjang peningkatan kulitas pendidikan, peningkatan sumberdaya manusia (SDM). Orang-orang yang bertugas “membantu” pekerjaan guru. Tapi, kita lebih sering mendengar dendangan nyanyian lagu-lagu indah meninibobokan guru, formal ataupun informal, berkoor (seolah-olah) memperhatikan nasib guru.
Ditabalkan pula dengan organisasi semacam PGRI, hasilnya hanya satu: Nasib guru tetap memprihatinkan. Pertanyaannya: apa hasil kerja mereka-mereka yang langsung mampu memperbaiki nasib guru?. Guru tetap saja dalam gambaran karikaturis “Oemar Bakry”. Guru kehidupannya begitu-begitu saja, dan … masih saja mengantungkan nasibnya kepada mereka-mereka yang sebenarnya tidak pernah berhasil memperjuangkan nasib guru. Lalu, dimana letak kemampuan guru belajar dari kenyataan? Langkah nyata apa yang dilakukan guru dalam memperbaiki kedudukan dan nasibnya? Entahlah. Hanya para guru yang mampu menjawabnya.
“Membantai” Guru
Ketahuilah, keseluruhuan pejabat, pebisnis, orang berpunya, mereka yang terhormat atau gila hormat, apalagi pengambil kebijakan tentang pendidikan, birokrat pendidikan, menjadi pandai atau bisa mencapai kedudukan sosial mapan, tidak terlepas dari jasa guru-gurunya. Dapat dipastikan, pejabat, pengusaha, birokrat pendidikan atau siapa saja yang bisa membaca, menulis, dan berhitung, menjadi pandai karena jasa guru. Gurulah yang menjadikan seseorang menjadi orang melek, mengembangkan potensi dirinya.
Cobalah renungkan untaian kata-kata saya berikut. Pernahkan Anda mendatangi guru SD Anda yang dengan segala ketabahan, ketekunan dan kesabaran menuntun mengeja huruf a, b, c dan seterusnya?. Memangnya Anda bisa lancar menghitung angka 1, 2, 3, 4 atau merangkai huruf-huruf jadi kata-kata, angka-angka berpangkat dan menghasilkan uang untuk kesuksesan tanpa bantuan guru?. Pernahkan sowan ke Guru SD, SMP, SMU atau mengunjungi sekolah tempat pian dididik hingga jadi orang pintar?
Anda tidak usah bercerita, membantu sekolah Anda dahulu, sebab kalau itu dilakukan semua orang, pastilah sekolah-sekolah kita menjadi tempat terbagus. Bukan tempat dimana bangunannya hampir roboh atau lingkungannya memprihatinkan dengan fasilitas, sarana dan prasarana, membuat air mata tidak ada artinya. Banyak orang hanya mengambil dari guru dan sekolah, tidak kalau memberi. Bobroknya sarana dan prasarana pendidikan, dipastikan karena memang kita kurang peduli.
Atau, coba renungkan, ketika seorang guru dengan kesederhanaan dan keluguan mengurus KTP atau keperluan lannya, misalnya, Anda bentak-bentak sembari meminta duit yang didapat dengan jerih payah mengajar yang sangat sedikit?. Apakah Anda tidak akan dikutuk Allah SWT manakala tega-teganya meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan ketika Sang Guru mengurus kenaikan pangkatnya? Sudah gajinya kecil, jangankan dipermudah, tetapi justeru harus “dijebak” untuk membayar. Adakah kira-kira manusia yang lebih kejam dari itu?. Kalau Anda pernah melakukan hal-hal sedemikian, bertobatlah, sebelum Allah SWT mengambil nyawa Anda.
Sekali lagi, coba renungkan, ketika Anda sudah jadi orang, apakah bos tingkat rendah atau puncak, pegawai bank atau wartawan, birokrat pendidikan, tamatan SD atau S3, atau maling sekalipun, pernahkah mendatangi guru yang telah membuat Anda pintar? Pernahkan Anda datangi sekolah tempat belajar dulu yang mungkin kini sudah hampir roboh? Pernahkan membantu sekolah Anda tersebut setelah hidup berkelayakan?
Mungkin Anda telah mencapai jenjang akademis tertinggi atau mempunyai rumah –-dua sampai empat— punya mobil, sering berseminar di hotel atau melakukan kunjungan kerja di banyak kesempatan, sementara orang yang membuat Anda pintar masih terseok-seok mengajar anak-anak atau cucu Anda, masih berkehidupan seperti ketika mendidik Anda dulu. Apa yang pernah Anda kontribusikan terhadap orang yang menjadikan Anda manusia pintar?.
Kalau Anda tidak pernah bersilaturrahmi dengan guru SD, SMP, SMU atau PT, tidak pernah membantu sekolah tempat belajar dulu, baik secara pribadi, apalagi ketika Anda mempunyai kewenangan untuk berpihak kepada guru dan pendidikan, ketika Tuan punya kewenangan tetapi justeru mengambil keuntungan untuk menumpuk harta, maka jangan harap bangsa ini akan maju. Peningkatan SDM akan menjadi retorika belaka.
Lebih fatal, jangan-jangan kalau kita berprilaku sedemikian, sadar atau tidak, kita telah terjerembab menjadi manusia durhaka, manusia yang tidak tahu berterima kasih, manusia yang lupa kacang pada kulit. Lebih sadis, kalau kita mengabaikan guru, melecehkan ketika dia berurusan, meminta duit ketika dia mengurus haknya atau mencelakan profesianya dengan berbagai alasan, kita akan menjadi manusia terkutuk, manusia “pembantai” guru. Naauzubillahi min zaliq.
Proyek Milyaran
Kebetulan, saya dipilih sebagai Ketua Komite di dua SD, SDN Jawa 2 Martapura dan SDN Sungai Besar 2 Banjarbaru. Di kedua sekolah tersebut, saya pernah didatangi orang tua siswa sembari bersemangat 45 memberi kuliah, ”Pak Ersis, guru-guru kita ini bagaimana? Tiap semester, anak-anak kita disuruh membeli buku. Ini proyek guru. Tidak boleh dibiarkan”.
Mula-mula saya telan saja kuliah bagus tersebut. Setelah melakukan riset kecil-kecilan, memang ada guru yang menjual buku seharga Rp.30.000,00 (tiga puluh ribu). Dan … mendapat komisi 10% alias Rp.3.000,00 (tiga ribu rupiah) per buku. Dikalikan 30 siswa, guru mendapat keuntungan Rp.90.000,00 per semester. Uang sebegitu, memang bisa dibilang banyak bisa pula dibilang sedikit.
Tapi, saya bilang, bagaimana kalau kita berjamaah saja menyumbang untuk guru anak-anak kita secara ikhlas Rp.3.000,00 per semester, apa salahnya? Terlalu berlebihan menuduh guru korupsi atau menyalahgunakan kewenangan. Saya setuju itu tidak dibolehkan, tetapi harus ada solusinya. Toh, di toko buku harganya juga segitu. Memberi untung toko buku tidak keberatan, guru yang menjadikan anak sendiri pintar, ribut. Apa-apaan.
Ketika saya katakan, “OK. Guru kita larang menjual buku, tapi … mari kita membelikan buku-buku pelajaran yang disimpan di pustaka hingga semua keperluan buku tersedia”. Ajaibnya, begitu gagasan itu saya utarakan, tidak ada komentar lagi.
Lebih jauh, coba kita berpikir lebih rasional. Milyaran rupiah dianggarkan Depdiknas untuk penyediaan buku-buku pelajaran di sekolah. Pengusaha berebutan, birokrat pendidikan sibuk mengurusnya. Coba datangi sekolah-sekolah, dari milyaran rupiah proyek pencetakan buku tersebut, berapa biji sih yang ada di sekolah? Sangat sedikit. Kemana perginya? Mana saya tahu, emangnya gue ngurusin.
Harusnya yang model begini yang dilawan, koran-koran “menghajar” hingga yang menculasi pendidikan itu kapok. Setidaknya, dimengerti untuk apa dan siapa, atau kemana saja sih distribusi proyek milyaran rupiah tersebut. Guru-guru juga pada lucu deh, diam aja. Silent is golden, kali ya.
Menangislah untuk Guru
Mengakhiri artikel ini, suatu kali, seselesai sholat malam, cobalah luangkan waktu barang 10 menit untuk merenungi nasib guru, nasib pendidikan kita. Mana tahu, urat malu kita tersentuh, bahwa selama ini kita kurang peduli terhadap guru dan pendidikan. Kalau membeli rokok Rp.7.000,00 per bungkus sehari, artinya sebulan Rp.210.000,00 tidak keberatan, tapi kalau membayar iuran Komite Sekolah, Rp.20.000,00 sebulan, untuk membantu pendidikan anak-anak kita, kita gusar. Alasan-alasan rasional dan bak pendekar Pedang Emas mengeluarkan statemen hebat-hebat di koran, di warung kopi atau meja seminar, sembari teriak nyaring-nyaring: “Pendidikan gratis”. Emangnya Tuhan menurunkan uang dari langit untuk membiayai pendidikan.
Kalau melihat kekurangan di sekolah berbagai sumpah serapah dimuntahkan. Komite Sekolah tidak becus, pemerintah pelit, tidak ada perhatian, pejabat mencuekkan pendidikan (walaupun ada benarnya), tapi mbok ya, kalau membeli empat ban mobil, anggap membeli lima, satu sumbangkan ke sekolah. Kalau Dewan Pendidikan mau melakukan kunjungan kerja, jangan mau ikut, biayanya sumbangkan ke sekolah.
Kalau Anda Anggota Dewan atau Kepala Bagian atau Kepala Dinas, bilang sama pimpinan, “Pak tahun tahun ini saya ditugaskan ke Jakarta 3 kali saja ya, yang sekali biayanya serahkan kepada sekolah”. Kalau sebulan empat kali ke karaoke, ke salon atau main golf, ya kenapa garang kalau 3 kali saja, yang sekali sumbangkan ke sekolah.
Nah, kalau saya, mungkin tidak bisa membantu guru secara materi hebat-hebat, tapI berdoa untuk pian Pak ai. Saya menulis pertanda simpati, dan … Inysa Allah akan terus berjuang untuk guru dan pendidikan sesuai kemampuan, ya menulis. Saat ini simpati saya hanya simpati tangis, maukah pian menerima?. Itulah sumbangan terlemah dari orang yang sangat sangat bersimpati.
Bagaimana menurut Sampeyan?
Ditulis dalam Tanpa Kategori | Leave a Comment »
Nasib Guru dan Dosen
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
Media Indonesia,
SUDAH lama menjadi keluhan bahwa bangsa ini tidak menghargai guru. Profesi yang bertanggung jawab mendidik anak bangsa ini dibiarkan bergaji rendah, kesejahteraannya buruk, dan cukup diberi gelar pahlawan tanpa tanda jasa.
Pemerintah rupanya ingin mengakhiri semua yang buruk itu. Maka, dibuatlah Rancangan Undang-Undang tentang Guru dan Dosen, yang naskahnya sedang dibahas di DPR. Targetnya pada 25 November 2005 RUU itu disahkan menjadi undang-undang.
Mengapa terburu-buru? Jawabnya, karena dalam Pasal 22 RUU itu, 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional. Jadi, ada momentum seremonial untuk membuatnya agak “keramat”.
Dan untuk mengejar 25 November itu, sangat dikhawatirkan, kritik masyarakat atas isi RUU itu tidak digubris sama sekali. Kritik yang terpokok ialah RUU ini dengan sengaja membuat diskriminasi. Guru dan dosen negeri merupakan warga negara kelas satu, sedangkan guru dan dosen swasta adalah warga negara kelas kambing.
Misalnya, pemerintah wajib mengalokasikan gaji guru dan dosen negeri dalam APBN (Pasal 14 ayat 1). Sedangkan besaran gaji guru dan dosen swasta dibiarkan mengambang dengan bahasa yang sangat longgar tanpa kewajiban, yaitu sedapat mungkin mengacu ke gaji pokok dan tunjangan profesi guru dan dosen negeri (Pasal 13 ayat 1). Artinya jika tidak dipenuhi, tidak soal, alias tidak melanggar undang-undang.
RUU ini pada dasarnya memang tidak melindungi dan tidak mengangkat martabat guru dan dosen swasta. Napas RUU ini adalah menyamakan guru dan dosen swasta seperti buruh kontrak umumnya, yaitu berdasarkan perjanjian kerja. Jaminan sosialnya juga sesuai jaminan sosial tenaga kerja umumnya. Jadi, tak ada kelebihan guru dan dosen swasta sekalipun RUU ini membahasakan guru dan dosen sebagai profesi.
Undang-undang dibuat untuk terciptanya keadilan. Karena itu, mestinya tidak ada secuil pun pikiran untuk membuat undang-undang yang diskriminatif. Tapi, itulah yang terjadi dengan RUU Guru dan Dosen, yang lebih melindungi guru sebagai pegawai negeri dan bukan guru sebagai profesi. Karena itu, judul RUU ini mestinya ditambah dengan predikat khusus, menjadi RUU tentang Guru dan Dosen Pegawai Negeri.
Yang juga menyedihkan ialah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setuju saja dengan RUU ini dan berkeinginan kuat agar 25 November ini disahkan. Dengan gampangnya, PGRI berpendapat soal nasib guru dan dosen swasta itu kelak bisa diatur dalam peraturan pemerintah.
Jawaban yang jelas membuat nasib guru dan dosen swasta dipinggirkan. Kelasnya dibuat lebih rendah, cukup diatur dengan peraturan pemerintah. Maka, jika jadi disahkan, inilah undang-undang yang akan membuat marah para guru dan dosen swasta.
Ditulis dalam Tanpa Kategori | Leave a Comment »
Update AVG antivirus secara Offline
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
Bagi yang tidak mempunyai koneksi internet sendiri, Anda bisa mendownload file updatenya di kantor atau warnet. Klik AVG FREE 7.5 ini untuk update. Sampai di sini, ada 3 (tiga) opsi download, yaitu Priority Updates, Recommended Update, dan Optional Update. Tampilannya masing-masing seperti di bawah ini.
Pilih Priority Updates, jika ingin file update-nya tidak terlalu besar namun sudah meliputi database virus, update program.
Pilih Recommended Updates, jika ingin lebih lengkap updatenya namun dengan besar file update yang lumayan.
Optional Update, tidak disarankan, karena file update-nya kurang lengkap.
Setelah berhasil mendownload, tinggal melakukan update di PC / Laptop. Langkah-langkahnya seperti update online hanya saja pada pilihan Select the location of the update file, klik folder hingga tampilannya seperti di bawah ini.
Browse dan tentukan folder tempat menyimpan file update tersebut, jika sudah ketemu klik OK dan tunggu sampai proses selesai.
Ditulis dalam Tips And Trik Internet | Leave a Comment »
Kemajuan Teknologi Internet untuk Koneksi CDMA
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
Setidaknya, kemampuan koneksi yang lebih cepat dan dapat digunakan secara mobile akan memudahkan pemakai Internet di Indonesia. Bila dikatakan teknologi CDMA untuk koneksi Internet untuk kegiatan umum seperti browsing, email tentunya sudah memadai, tetapi dikatakan cepat mungkin belum cukup. Adanya teknologi ini akan lebih menghemat biaya, khususnya penawaran tarif flat untuk koneksi bulanan yang lebih murah dibandingkan mengunakan sistem Dial-up konvensional dengan tarif selangit serta lebih lambat bahkan sangat buruk pada suatu area tertentu.
Tetapi mengunakan handphone CDMA untuk koneksi Internet tidak lepas dari kendala lain walaupun tidak terlalu signifikan, kekuatan koneksi internet tidak lagi tergantung pada baik buruk nya jaringan, melainkan baik tidaknya cuaca serta kekuatan baterai handphone anda.
Note: Koneksi internet dengan CDMA memerlukan informasi setup dari masing masing provider serta jenis produk dan driver. Artikel ini sedikitnya dapat menjelaskan bahwa koneksi CDMA menjadi solusi baru dengan kecepatan lebih baik dibandingkan Dial-up, dan kemudahan mengunakan koneksi melalui CDMA untuk Internet.
Sebelum mengunakan CDMA untuk koneksi internet, sebaiknya melakukan evaluasi dimana anda berada. Dan periksa kekuatan signal dari BTS provider. Teknologi CDMA memiliki 3 pilihan yaitu signal Digital, Analog dan 1X. Untuk internet dibutuhkan koneksi 1X dan akan terlihat pada display handphone anda
Sistem koneksi internet via handphone juga dapat dilakukan dengan OS Win98. Dengan persyaratan, koneksi cable data harus memiliki driver bagi Win98 agar mendapat COM port untuk penghubung ke Handphone. Dan intall modem handphone sama seperti melakukan install modem dialup. Kecepatan 15KB/s tidak dipengaruhi oleh jenis versi USB 1.1 pada Windows 98
Kemampuan Handphone memiliki kemampuan terbatas karena mengunakan sistem transmisi, dan kemungkinan kerusakan terjadi pada Handphone dapat terjadi bila dipakai secara berlebihan.
Untuk Nokia 6585, dari laporan pemakai hanya mampu bertahan antara 1-2 jam. Dan informasi lain untuk kekuatan handphone terbaik dipegang oleh Modotel dengan kemampuan transmit 3-4 jam dan ketahanan kestabilan koneksi
Ditulis dalam Tips And Trik Internet | Leave a Comment »
Koneksi Internet dengan HP CDMA
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
Teknologi internet tidak saja merambah pada kecepatan, tetapi mulai di sajikan pada teknologi handphone. Pada artikel kali ini dibahas sedikit mengenai kecepatan koneksi dengan CDMA dan kemudahan menginstall handphone menjadi sebuah modem PC.
Koneksi CDMA pada saat ini dapat mencapai 230Kbps untuk koneksi dan kecepatan download 15KB/s (153Kbps). Untuk perbandingan, kecepatan CDMA telah mencapai 3X sistem koneksi dial-up dan sudah separuh dari sistem koneksi cable modem. Memang belum cepat, tetapi cukup lumayan bila anda memiliki area yang tidak terjangkau oleh cable modem atau ADSL modem. Solusi ini setidaknya dapat menyajikan sebuah koneksi internet dimana saja dan kapan saja yang cukup mengunakan handphone untuk dijadikan sebuah modem bersama sebuah PC.
Tahapan untuk menginstall dengan Handphone CDMA :
- Persiapan untuk membuat Com Port, komunikasi modem dilakukan melalui Com Port dan digunakan cable data untuk difungsikan sebagai Com Port. Caranya dengan merubah fungsi dari USB Cable data menjadi sebuah COM pada PC
- Mengenal Handphone sebagai Modem. Setting driver dari install driver setelah dibukanya Com Port maka software WinXP dapat mengenal Handphone sebagai Modem
- Proses untuk koneksi Network pada Windows XP, setelah COM port dan Modem selesai di Install, proses terakhir adalah memasukan fungsi koneksi dari Modem sebagai koneksi ke Internet.
Untuk perlengkapan, pada percobaan ini digunakan:
- Prolific GW-DKU-001- Compatible Cable data DKU5 Nokia
- Nokia CDMA 6585
- Starone CDMA Prepaid
Untuk perlengkapan PC:
- Pentium P4 2.4C @ 3.3Ghz
- Corsair memory 1GB TwinX PC320
- Asus P4C800-D
- Gigabyte Radeon 9800 Pro
- Seagate 120GB SATA Harddisk
- USB port internet ICH5
- Flatron L1710B LCD monitor
- Zalman ZM-400B APS
Fungsi Cable data selain menjadi simulasi Com Port, juga difungsikan sebagai fungsi tranfer data dari handphone ke PC. Sedangkan modem difungsikan sebagai modem pada koneksi internet dari PC. Pada gambar dibawah ini adalah cara pemasangan Cable Data pada bagian bawah handphone dan dihubungkan pada USB port.
Seperti pada PC, bila sebuah perangkat modem akan melalui port atau USB port. Untuk sistem CDMA melalui cable data juga perlu diaktifkan Com port yang ditanamkan pada USB Cable Data.
Tahap awal dibawah ini adalah cara menginstall driver USB yang disimulasikan sebagai Com port untuk menghubungkan koneksi PC ke Handphone.
Kami mengunakan Cable Data Prolific , lebih mudah menginstall dibandingkan original Cable Data dari DKU-5 yang memerlukan driver ukuranbesar. Anda cukup memasangkan Cable Data Prolific dan Windows akan meminta driver USB port untuk mengenal Cable Data Prolific.Setelah memasukan CD dan menginstall, maka akan tampil Com port baru pada Device manager. Artinya installasi dari driver Com port Prolific sudah aktif dan siap digunakan untuk menghubungkan handphone ke USB port
Selanjutnya memberikan pengenalan untuk pemakaian Com port bagi modem, click Phone and modem pada control panel
Seperti anda mengunakan modem dial up atau ethernet broadband, masing masing hubungan network juga diperlukan jenis koneksi dan jenis yang anda butuhkan
Untuk koneksi ke Internet, cukup mengunakan Wizard dari Windows XP. Anda masuk kebagian Control Panel dan click Network Connection
Anda cukup mengclick bagian Create New Connection pada sub menu Network Connection
Selanjutnya akan muncul Wizard Connection, dan click Next
Pilih koneksi langsung ke Internet
Dan masukan setup untuk koneksi manual
Pilih dial-up, karena mengunakan sistem Handphone seperti telepon dan anda perlu melakukan dial nomor manual untuk koneksi melalui handphone CDMA
Pilih modem yang telah anda install seperti gambar dibawah ini untuk hubungan internet melalui Handphone CDMA
nama koneksi, misalnya FLEXI CDMA seperti pada gambar dibawah ini
Masukan nomor untuk hubungan internet ke Provider, untuk Starone mengunakan nomor 777
Proses hampir berakhir, masukan nama login dari Provider, pada Starone diminta untuk nama login : starone dan password : indosat. Masing masing login dan password berbeda pada setiap provider
Selesai pada tahap untuk membuat icon modem pada Dekstop Windows dan modem handphone anda siap dihubungkan ke internet provider
Untuk melalukan koneksi anda cukup mengclick koneksi yang telah anda buat seperti mengunakan koneksi dial-up
Bila setting seluruhnya benar, maka koneksi anda akan terhubung langsung ke provider CDMA. Pada gambar bawah terlihat kecepatan koneksi 230Kbps.
Untuk kecepatan , koneksi internet melalui CDMA akan mencapai 230Kbps atau sekitar lebih dari 15KB/s. Dan kecepatan ini setara dengan kecepatan 3X dari koneksi dial up atau hampir sepertiga kecepatan koneksi cable modem. Pada gambar bawah capture ketika handphone sedang dihubungkan ke provider. Pada test melalukan download, kecepatan mencapai 12-15KB/s lebih, tentunya kecepatan ini tergantung dimana anda membuka sebuah website dan lokasi server. Kelemahan pada internet melalui handphone CDMA masih memiliki kelemahan, dimana kecepatan upload lebih kecil dibandingkan kecepatan download
Untuk ping delay, koneksi sistem CDMA yang diuji cukup cepat dan tidak banyak berbeda dengan koneksi melalui Dial-up telepon biasa.
Ditulis dalam Tips And Trik Internet | Leave a Comment »
Memunculkan Data yang Tersembunyi
Ditulis oleh Eko di/pada April 14, 2008
Dasar Virus Usil!
Satu saat, aku kena juga di-kerja-in virus. Kayaknya sejenis Worm. Yah.. seperti biasanya, Flash Disk-ku selalu mondar-mandir dari satu PC ke PC lain, jadinya, mau gak mau, harus ‘kesurupan’ berbagai macam virus! Folder-folderku jadi aneh, type datanya yang harusnya type Folder, berubah menjadi type application atau Screensaver. Ajaib.Dan parahnya, gak bisa dibuka! Ngeselin + Menyebalkan.
Seperti biasa juga, Anti-nya virus yang ku andalkan, langsung meng-eksekusi software ‘berandalan’ ini tanpa ampun. Eksekusi Mati. Hapus abis! maksudnya…
Tapi…
Sewaktu aku masuk di drive Flashdisk lewat exploring windows (sorry, kebetulan saat ini aku masih pake OS Windows, masih Windows XP), nah,loh… KOSONG!?!?!?!
Poko-e, semua data di Flash Disk, HILANG!?!?
Lemes gw…. Semua data pentingku di USB Flash Disk Lenyap! Sempet juga gw benci sama program anti virus. Ngapain juga pasang antinya virus, kalau malahan nambah ruwet! Mendingan ada virusnya, gw pelihara, gw kembang biakkan, asalkan data-data ku masih utuh.
Frustasi.
Belakangan, aku tahu, kalau virus satu ini yang ternyata banyak y6ang nyebut Worm, sebenarnya, rada-rada baek. Worm ternyata hanya menduplikat file dan folder-folder kita, File dan Folder kita yang asli, disembunyikan (di-hidden), sedangkan yang dimunculkan hanya duplikat file palsu. Kalau kita coba klik file-file palsu tersebut, bukan hanya menjengkelkan, bikin sebel kita, karena tidak bisa di open, tapi sekaligus membantu mengembangbiakkan virus jenis worm ini hingga menyebar ke seluruh system computer, sampai-sampai bisa membuat system computer terasa lebih lelet, super lemot dan lambat banget dari biasanya (meskipun computer ‘jadul’ kita memang dah lambat dari sononya…hehe..)
Jadi, setelah flash disk kita ‘hajar’ pake antinya virus andalan kita (di-scan maksudku), kalau kita masuk ke lokasi Flashdisk di exploring windows (sorry dalam contoh ini kebetulan saya masih pake OS Windows XP) maka, sepertinya, kayaknya, file-file dan folder kita ikut hilang, dibabat anti virus tersebut. Ya kosong lah, kelihatannya.
Tapi jangan takut!
File-file kita sebenarnya masih aman, ko, Cuma ngumpet. Disembunyikan worm. Dasar usil banget nin virus.
(oh ya, sorry, Worm sama virus sebenarnya berbeda.
Kalo Virus adalah software jahat yang kerjaannya menginfect data, malah cenderung merusak,
sedangkan Worm hanya menduplikat data, tapi rada-rada jail, data kita disembunyikan, yang dimunculkan hanya kembaran palsunya.
Ada satu lagi yang terbilang jahats. Namanya Trojan.
Jenis software jahat ini memiliki type keduanya, yang meng-infect data sekaligus menduplikatnya.)
Sekarang kita coba munculkan lagi data-data, baik file maupun folder yang kita anggap hilang dalam flashdisk setelah proses scanning virus dengan antivirus.
Proses
- Ceritanya, kita sudah menyelesaikan scan virus dengan antinya virus.
- Setelah di chek ke lokasi Data Flash Disk lewat exploring, ternyata sekarang, flashdisk kita kosong.
- Tenang saja, Brow. Masih ada dan masih aman, kok, data-data kita.
- Sekarang jalankan command prompt system DOS di Windows XP
- Klik start – Run – ketik cmd, OK
- Dalam program kuno ini, kita masuk ke drive di mana flashdisk berada, misalnya di drive G, dengan mengetikkan G: dan tekan tombol enter di keyboard
- Lantas, kita munculkan data yang ter-hidden worm, dengan perintah DOS yaitu ATTRIB, dengan cara: ketik ATTRIB /S /D –S –H –R, LENGKAPNYA:
- G:\>attrib /s /d –s –h –r lalu tekan tombol Enter di keyboard
Tunggu beberapa saat sampai prompt G:\> muncul kembali
- Setelah prompt G:\> muncul lagi, kita check dengan mengetikkan perintah DIR
- Lengkapnya G:\>DIR dan tekan tombol Enter.
- (sebenarnya bias juga di lihat dengan windows explorer ke drive G atau Lokasi Flashdisk dalam system Windows.
- Sekarang, file dan folder kita akan muncul kembali dalam ruang data Flash Disk kita.
Alternatif
Ini bagi para ‘penyayang’ virus, atau mungkin collector virus! J. Buktinya di PCnya gak ada antinya virus. Mau bikin peternalkan virus kaleee…
Maksudku, kalo memang gak punya antivirus, kita gak sempet lakukan eksekusi, scan virus, tapi tentunya ingin sekali data kita yang disembunyikan worm ini dimunculkan kembali dan bias dipakai sebagaimana biasa.
Sebenarnya prosesnya sama, kok. Hanya saja tanpa proses scan virus.
Intinya, setelah kita coba klik folder kita ternyata gak bias dibuka, lihat type foldernya, biasanya tertulis type File Folder, kalo memang folder asli. Tapi kalo yang muncul type application atau Screen Saver, ini folder palsu, duplikasi worm.
Gak usah pusing, sekarang, tinggal jalankan command prompt DOS di windows XP.
- Start
- Run
- Ketik cmd
- OK atau Enter
- sekarang kita coba masuk ke drive G, di mana lokasi Flash Disk berada. (Catatan: Lokasi atau Drive Flash Disk tidak harus di G, tergantung fasilitas dalam PC kita sendiri, bias saja di E:, F:,G: atau yang lain.)
- langsung ketik G: tekan enter
- ketik attrib /s /d –s –h –r tekan enter
- tunggu sampai muncul kembali prompt G:\>
- Sekarang lihat isi data di Flash disk dengan perintah DIR
- G:\>DIR
Umh… data-data kita yang dianggap hilang, sekarang sudah kembali…
Mudah-mudahan bermanfaat.
Ditulis dalam Tips And Trik Internet | Leave a Comment »